Menkeu Purbaya Bantah Isu IKN Jadi Kota Hantu: Jangan Dengar Prediksi Orang Luar

Cuwittan.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pemberitaan media asing yang menyoroti masa depan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam laporan The Guardian berjudul “Indonesia’s new capital, Nusantara, in danger of becoming a ‘ghost city’”, proyek pemindahan ibu kota tersebut disebut berisiko menjadi kota kosong atau “kota hantu” karena keterbatasan dana dan lambatnya pembangunan.

Purbaya menegaskan bahwa kekhawatiran tersebut tidak beralasan. Ia menilai, kelanjutan pembangunan IKN bergantung pada kebijakan dan arah pemerintah ke depan, namun optimistis proyek itu tetap berjalan dan tidak akan terbengkalai.

“Saya nggak tahu, kan tergantung nanti rencana pemerintah seperti apa. Rasanya sih nggak akan jadi kota hantu,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Menurutnya, selama ekonomi di kawasan IKN terus berkembang, proyek tersebut akan tumbuh secara berkelanjutan. Pemerintah pun disebut siap memberikan dukungan dari sisi pembiayaan apabila dibutuhkan.

“Kalau ekonominya bagus, uang saya kan banyak, jadi Anda nggak usah takut. Jadi jangan dengar prediksi orang luar, sering salah kok,” tegasnya.

Dalam laporannya, The Guardian menulis bahwa anggaran pembangunan IKN turun signifikan, dari semula sekitar 2 miliar poundsterling (Rp 43,8 triliun) menjadi hanya 700 juta poundsterling (Rp 15,3 triliun). Media asal Inggris itu juga menyoroti masih minimnya investasi asing yang masuk.

Menanggapi hal itu, Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah kini lebih memprioritaskan keterlibatan sektor swasta, terutama dalam proyek-proyek perumahan dan infrastruktur pendukung. Ia memastikan bahwa pendanaan dari pemerintah akan disesuaikan dengan kebutuhan dan waktu yang tepat.

“Yang kita setujui adalah perusahaan swasta yang bangun rumah di sana, harusnya sudah mulai jalan bangunan rumahnya. Nanti baru kalau perlu, tahun-tahun berikutnya ada dana pemerintah yang kita keluarkan lagi,” jelasnya.

Meski mengakui pembangunan IKN tidak secepat harapan, Purbaya memastikan proyek tetap berlanjut sesuai dengan arahan Presiden.
“Sepertinya nggak berhenti (pembangunan IKN), masih jalan terus. Tapi nggak secepat yang… Kita ikuti arahan Pak Presiden aja seperti apa,” kata dia.

Sementara itu, laporan The Guardian pada 29 Oktober 2025 menyebut IKN menghadapi berbagai tantangan, termasuk penyesuaian anggaran dan belum optimalnya investasi asing. Namun, Otorita IKN menegaskan bahwa komitmen pemerintah tetap kuat untuk melanjutkan pembangunan ibu kota baru tersebut. Fokus saat ini adalah pada efisiensi, realokasi dana, dan keberlanjutan proyek agar tepat sasaran.

Dengan penegasan dari Menteri Keuangan, pemerintah berupaya menepis kekhawatiran bahwa Nusantara akan bernasib seperti kota kosong. IKN disebut akan tetap menjadi proyek strategis nasional yang melambangkan transformasi pembangunan Indonesia menuju pemerataan ekonomi dan pemerintahan yang lebih efisien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *